Bandung, Blackkopinews.com — Suasana hangat dan penuh semangat terasa di Posyandu RW 18, Desa Cibiru Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jumat pagi (7/11). Delapan ibu peserta program Boga Cuan Nusantara (BCN) binaan Rumah Zakat Bandung tampak antusias mengikuti pelatihan olahan pangan dengan menu unik: Bolu Kukus Kopi khas Cibiru Wetan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Rumah Zakat dalam memberdayakan perempuan desa melalui pelatihan keterampilan boga yang bernilai ekonomi. Didampingi oleh Chef Afifah, mantan koki restoran ternama Ponyo, para peserta belajar langsung teknik pembuatan bolu kukus — mulai dari mengaduk adonan menggunakan mixer, mencetak adonan, hingga proses pengukusan.

Keistimewaan pelatihan ini terletak pada penggunaan bahan utama kopi Arabika Cibiru Wetan, salah satu komoditas unggulan lokal yang dikenal dengan aroma dan cita rasanya yang khas. “Kami ingin mengangkat potensi kopi lokal menjadi produk olahan bernilai jual. Jadi, kopi tidak hanya dinikmati sebagai minuman, tapi juga bisa dikreasikan menjadi makanan yang menarik,” ujar Chef Afifah di sela kegiatan.


Para peserta pun menyambut antusias kegiatan tersebut. “Alhamdulillah, senang sekali bisa belajar langsung membuat bolu kopi. Insyaallah nanti ingin mencoba jual di rumah untuk menambah penghasilan keluarga,” ungkap salah satu peserta dengan penuh semangat.
Melalui program Boga Cuan Nusantara, Rumah Zakat terus berupaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya kaum perempuan, agar potensi lokal desa dapat tumbuh menjadi sumber kesejahteraan bersama.
Liputan khusus : Giat rumah zakat/Fery
Editor : Apep sae