Kabupaten Bandung, BlackKopiNews.com – Hamparan luas kebun kopi di Desa Mekarsari, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung, menjadi denyut nadi perekonomian bagi masyarakat setempat.

Setiap musim panen tiba, para petani kopi merasakan berkah dari hasil kebun mereka, yang menjadi sumber penghidupan utama.

Tidak hanya bagi pemilik kebun, panen kopi juga membawa kebahagiaan bagi para buruh petik dan pengangkut hasil panen yang turut mendapat kesempatan bekerja dan memperoleh penghasilan tambahan.

Salah satunya adalah Ma Imih, seorang perempuan tangguh berusia 71 tahun. Meski usia telah senja, semangatnya tak pernah pudar.

Setiap musim panen tiba, Ma Imih berjalan sejauh tiga kilometer dari rumahnya menuju kebun kopi milik salah satu warga. Dengan cekatan, ia memetik biji kopi yang telah matang, membuktikan bahwa usia bukanlah penghalang bagi dedikasi dan kerja kerasnya. “Alhamdulillah, setiap musim panen saya diajak bekerja.

Walau capek, tapi saya senang karena bisa membantu keluarga,” ungkapnya dengan senyum tulus.

Namun, di balik kemegahan kebun kopi Cimaung, tersembunyi potensi yang belum tergarap maksimal.

Hingga saat ini, mayoritas hasil panen dijual dalam bentuk mentah tanpa melalui proses pengolahan lebih lanjut.

Akibatnya, harga jual kopi masih rendah dibandingkan dengan kopi yang sudah diolah menjadi produk siap saji.

Jika ada perhatian lebih dari pemerintah atau pihak terkait, bukan tidak mungkin kopi dari Cimaung bisa menjadi komoditas unggulan dengan nilai jual lebih tinggi.

“Sebetulnya potensi ini besar sekali. Kalau saja ada bantuan dalam bentuk pelatihan dan fasilitas pengolahan, petani bisa meningkatkan kualitas kopi dan menjualnya dengan harga lebih baik,” ujar seorang petani kopi setempat.

Masyarakat berharap ada kebijakan yang dapat mendorong pengolahan kopi lokal sebelum dipasarkan.

Dengan begitu, keuntungan bisa lebih dirasakan oleh para petani dan buruh tani yang selama ini menjadi tulang punggung produksi kopi di daerah tersebut.

Jika diolah dengan baik, bukan tidak mungkin kopi Cimaung akan semakin dikenal luas dan mampu bersaing dengan kopi dari daerah lain yang sudah lebih dulu mendunia.

Liputan khusus : BKnews/Apep sae
Editor : U. Rocky

3 thoughts on “HAMPARAN HIJAU KEBUN KOPI CIMAUNG: POTENSI BESAR YANG MENUNGGU SENTUHAN”
  1. You will have known until you try how great and wonderful taste of local coffee of west java mountain.
    Judt come, try and taste it !!!

  2. You will have known until you try how great and wonderful taste of local coffee of west java mountain.
    Just come, try and taste it !!!

    1. “Absolutely! The unique flavors of local West Java mountain coffee are something you really need to experience firsthand. We invite everyone to come, try, and savor the incredible taste that this region has to offer. You won’t be disappointed!”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *