Bandung, Blackkopinews.com – Di tengah semangat memperingati Hari Sumpah Pemuda, suasana haru terasa di ruang Kepala Sekolah TK Kartika VII/VIII-31, Jalan Karangsari, Cibeureum, Cijerah, Kota Bandung. Seorang ibu tangguh bernama Bu Rika (43) tak kuasa menahan air mata bahagia ketika menerima kunjungan Relawan Rumah Zakat Bandung yang datang membawa kabar gembira 28 Oktober 2025.

Dengan senyum yang tertahan dan mata yang berkaca-kaca, Bu Rika menyambut para relawan yang menyampaikan amanah donatur berupa Bantuan Pendidikan untuk putranya, Arkhan (6 tahun), siswa TK Kartika. Bantuan ini menjadi jawaban atas doa panjang dan perjuangan seorang ibu tunggal yang ingin memastikan anaknya tetap bisa bersekolah.

Berbekal bantuan tersebut, Bu Rika akhirnya dapat menebus ijazah Arkhan—sebuah hal sederhana yang menyimpan makna besar bagi masa depan sang buah hati.

“Saya sangat berterima kasih kepada para donatur dan amil Rumah Zakat. Bantuan ini benar-benar meringankan beban saya. Semoga Allah membalas kebaikan semua pihak yang peduli,” tutur Bu Rika dengan suara bergetar, penuh rasa haru.

Bagi Bu Rika, perjuangan hidup tidaklah mudah. Sejak ditinggal suami, ia berjuang seorang diri memenuhi kebutuhan keluarga. Namun di Hari Sumpah Pemuda ini, ia kembali menemukan alasan untuk tersenyum. Ada harapan baru yang tumbuh—bahwa kebaikan masih hidup, dan kepedulian masih nyata.

Momentum Hari Sumpah Pemuda menjadi pengingat bagi kita semua tentang arti persatuan, gotong royong, dan semangat saling membantu. Melalui kolaborasi donatur, amil, dan relawan, Rumah Zakat terus menyalakan harapan agar setiap anak Indonesia, tanpa terkecuali, dapat menggapai cita-citanya.

“Kami percaya bahwa pendidikan adalah pintu masa depan. Setiap anak berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar dan tumbuh,” ujar perwakilan Relawan Rumah Zakat Bandung.

Kisah Bu Rika dan Arkhan menjadi potret nyata bahwa kebaikan sekecil apa pun, jika dilakukan dengan tulus, dapat menyalakan cahaya di tengah keterbatasan. Di Hari Sumpah Pemuda ini, semangat “Bersatu, Bangkit, dan Tumbuh” benar-benar hidup—bukan sekadar slogan, tapi nyata dalam aksi.

Liputan khusus : Giat Rumah Zakat/ Fery
Editor : Apep sae,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *