Bandung, Blackkopinews.com
Di sebuah gang kecil di Jalan Cisaranten Kulon IX, RT 09 RW 05, Kecamatan Arcamanik, suasana haru menyelimuti kedatangan para relawan Rumah Zakat Bandung. Siang itu, mereka membawa bukan sekadar barang, tetapi sebuah harapan—kursi roda untuk Abah Aditia (55 tahun) 30 Oktober 2025

Dulu, Abah dikenal sebagai sosok pekerja keras. Siang malam ia bekerja sebagai tukang bangunan serabutan demi menafkahi istri dan tiga anaknya. Namun, beberapa bulan lalu, musibah mengubah segalanya. Kecelakaan kerja membuat kakinya patah, memaksanya menjalani operasi di RS Halmahera dan menghentikan seluruh aktivitasnya.

Sejak saat itu, untuk sekadar keluar rumah, Abah harus mengesot bahkan merangkak. Meski dalam keterbatasan, semangat hidup keluarga kecil ini tidak pernah padam. Sang istri tetap berjuang dengan berjualan gorengan di depan masjid setiap pagi hingga siang hari. Panas terik dan penghasilan yang pas-pasan tidak memadamkan tekadnya untuk menafkahi keluarga, sementara Abah hanya bisa menyaksikan dari balik dinding rumah.

Kehadiran relawan Rumah Zakat membawa perubahan besar. Saat kursi roda diserahkan, air mata haru menetes di pipi Abah. Ia menatap kursi roda itu lama, seolah menatap kehidupan yang sempat menjauh darinya.

“Alhamdulillah… Abah bisa keluar lagi, nengok langit, lihat jalan… nggak harus ngesot lagi,” ujarnya lirih, menahan haru.

Bagi Abah, kursi roda itu bukan sekadar alat bantu, tetapi sayap baru untuk kembali menapaki dunia luar. Bagi sang istri, ini adalah hadiah dari langit, tanda bahwa di tengah kesempitan, masih ada tangan-tangan yang peduli.

Para relawan pun turut larut dalam suasana haru. Di antara doa dan senyum, mereka menyaksikan bagaimana satu wujud kebaikan sederhana mampu menyalakan kembali cahaya hidup seseorang.

Sesungguhnya, setiap kursi roda yang disalurkan bukan hanya bantuan fisik, tetapi juga pesan cinta dari para donatur—bahwa kebaikan masih nyata, dan harapan tidak pernah benar-benar pergi.

Liputan khusus : Giat Rumah Zakat/Fery
Editor : Apep sae,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *