Kab. Bandung, Blackkopinews.com – Rumah Zakat melalui pendampingnya menggelar kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap para penerima Program Bantuan Modal Usaha BUMMas Kasumba Insan Mandiri. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 16 November 2025, di rumah salah satu anggota BUMMas di Kampung Manirancan, Desa Rancakasumba, Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung.
Meskipun suasana pertemuan berlangsung santai, diskusi yang terjadi sangat mendalam. Fokus utama monev kali ini adalah memotret perkembangan usaha para peserta menjelang tutup tahun. Sesi sharing menjadi bagian penting, di mana para pelaku usaha menyampaikan perkembangan terbaru, tantangan, dan pengalaman mereka selama mengikuti program.

Pendamping Rumah Zakat menekankan evaluasi pencatatan keuangan sebagai aspek penting untuk memastikan keberlanjutan usaha. Banyak peserta yang sebelumnya tidak terbiasa melakukan pembukuan kini mulai merasakan manfaatnya.
“Dulu saya bingung uangnya ke mana. Setelah diajari pendamping Rumah Zakat cara mencatat yang benar, baru saya sadar apakah selama ini benar-benar untung atau hanya merasa untung saja. Ternyata ilmu pencatatan ini sangat berharga,” ujar Minah, salah satu peserta program.

Sebagian besar pelaku usaha mikro yang mendapat intervensi Rumah Zakat melaporkan peningkatan omzet dan perkembangan usaha yang positif. Pendamping memberikan apresiasi atas semangat para peserta, sekaligus memberikan masukan untuk menghadapi berbagai tantangan seperti kenaikan harga bahan baku dan persaingan pasar.
Di akhir pertemuan, pendamping memberikan tugas kepada para anggota BUMMas untuk menyusun rencana usaha tahun berikutnya, meskipun sudah tidak lagi menerima intervensi langsung. Harapannya, pada tahun 2026 para anggota BUMMas Kasumba Insan Mandiri dapat mandiri secara ekonomi dan menjadi contoh sukses bagi masyarakat di sekitarnya.
Liputan khusus : Giat Relawan/Imas M
Editor : Apep sae,