Bandung, Blackkopinews.com

Pak Yanto Sugianto, warga Kp. Loa Kerak Desa Mekarsari, Ciparay, adalah contoh nyata bahwa perubahan besar bisa dimulai dari langkah kecil. Sebelum menjadi peserta program binaan Rumah Zakat tahun 2025, beliau hanya berjualan gorengan dengan gerobak sederhana dan mangkal di depan masjid sekitar Desa Rancakasumba. Usahanya berjalan seadanya tanpa ada perkembangan berarti karena Pak Yanto belum pernah melakukan pencatatan usaha, sehingga tidak mengetahui apakah usahanya tumbuh atau stagnan 21 November 2025.

Pendampingan Relawan Inspirasi Rumah Zakat menjadi titik balik yang mengubah perjalanan usahanya. Pak Yanto dibimbing untuk mencatat pemasukan dan pengeluaran, diajari cara mengembangkan usaha, serta dibina untuk memperluas menu dagangannya. Kini, Pak Yanto berhasil membuka warung sendiri meskipun masih sewa, dan menu jualannya semakin beragam seperti lotek, karedok, mitul, serta kopi seduh yang dikelola bersama istrinya. Dua bulan terakhir, ia bahkan menambah area nongkrong di pinggir jalan sebagai tempat istirahat pengendara, menjadikan warungnya semakin ramai dan strategis.

Berkat kerja keras dan pembinaan berkelanjutan, omzet Pak Yanto kini mampu menembus Rp16 juta per bulan dengan penghasilan bersih sekitar Rp7 jutaan. Sebuah lompatan besar untuk usaha yang dulunya hanya mengandalkan gerobak kecil. “Alhamdulillah, setelah dibina Rumah Zakat, saya jadi paham cara mengelola usaha. Sekarang dagangan makin ramai dan usaha terasa benar-benar berkembang,” ungkap Pak Yanto penuh syukur dan semangat.

Liputan khusus : Giat relawan/Imas m

Editor : Apep sae,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *