Kab. Bandung, Blackkopinews.com – Rumah Zakat kembali menyalurkan Program Bantuan Modal Usaha Badan Usaha Milik Masyarakat (BUMMas) sebagai upaya memperkuat kemandirian ekonomi pelaku usaha kecil. Kali ini, bantuan diberikan kepada Muhamad Ridwan, pelaku usaha baso colok atau baso tusuk yang menjadi tulang punggung keluarga.
Muhamad Ridwan yang akrab disapa Ujang merupakan penerus usaha baso colok peninggalan almarhum ayahnya. Dengan segala keterbatasan, Ujang tetap berupaya mempertahankan usaha keluarga agar terus berjalan dan mampu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Setiap hari, Ujang memulai persiapan sejak pagi dengan menyiapkan bahan bakso yang digiling di pasar tradisional. Adonan tersebut kemudian diolah menjadi berbagai varian, mulai dari bakso kecil, bakso besar, hingga bakso tahu. Dari modal sekitar Rp300.000, Ujang mampu meraih omzet hingga Rp500.000 apabila seluruh dagangan terjual habis.
Ujang berjualan secara berkeliling mulai pukul 16.00 hingga 22.00 WIB. Jika masih terdapat sisa dagangan, ia akan kembali menjualnya keesokan hari demi memaksimalkan hasil usaha.

Selain Ujang, pada periode yang sama Rumah Zakat juga menyalurkan bantuan modal usaha BUMMas kepada Bu Nunung*, pelaku usaha air jeruk peras, serta Bu Enar yang menjalankan usaha aneka gorengan. Penyaluran ini merupakan bagian dari komitmen Rumah Zakat dalam mendorong pemerataan akses permodalan bagi pelaku usaha mikro.
Melalui program ini, Rumah Zakat berharap para penerima manfaat dapat terus mengembangkan usahanya secara mandiri dan berkelanjutan.
“Harapan saya sederhana, yang penting usaha ini tetap berjalan dalam kondisi apa pun,” ujar Ujang.
Liputan khusus : Giat Relawan/Imas M
Editor : Apep sae,